Bagi para perenang yang sering berlatih di kolam luar ruangan (outdoor), kesehatan kulit menjadi aspek yang sering terabaikan demi mengejar target latihan. Paparan radiasi ultraviolet (UV) dalam jangka waktu lama, ditambah dengan paparan klorin pada air kolam, dapat menyebabkan kerusakan struktur kulit yang serius. Menyadari risiko kesehatan ini, PRSI Jambi mengadakan sebuah diskusi edukatif yang mengundang para ahli dermatologi untuk memberikan pemahaman kepada para atlet dan orang tua. Edukasi ini sangat penting karena kondisi fisik yang prima di dalam air juga harus didukung dengan kesehatan organ luar yang baik. Sambil menjaga integritas kulit, para perenang juga diarahkan untuk sosialisasi program latihan agar tetap produktif meski di luar jam latihan resmi, sehingga upaya proteksi kulit perenang tetap berjalan beriringan dengan peningkatan prestasi.
Dalam sesi seminar PRSI tersebut, dijelaskan bahwa sinar matahari memiliki indeks UV yang mencapai puncaknya pada jam-jam tertentu, yang merupakan waktu umum bagi para perenang untuk berlatih. Radiasi ini dapat menembus permukaan air hingga kedalaman tertentu, sehingga tubuh perenang tetap terpapar meski sedang berada di dalam kolam. Efek jangka pendek seperti kulit terbakar (sunburn) mungkin terlihat sepele, namun akumulasi dari paparan ini dapat memicu penuaan dini hingga risiko kanker kulit. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya yang bersifat water-resistant menjadi rekomendasi utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh atlet di wilayah Jambi sebelum memulai sesi latihan pagi atau sore hari.
Pembahasan mengenai dampak sinar matahari juga mencakup interaksi antara sinar UV dengan bahan kimia kolam. Klorin yang menempel di kulit dapat membuat lapisan pelindung alami kulit menjadi tipis dan kering, sehingga radiasi matahari lebih mudah merusak sel-sel kulit. Para ahli di Jambi menyarankan agar perenang segera membilas tubuh dengan air bersih segera setelah keluar dari kolam untuk menghilangkan residu klorin, kemudian mengoleskan pelembab yang sesuai untuk memulihkan hidrasi kulit. Pemilihan pakaian renang yang memiliki fitur perlindungan UV (UPF 50+) juga menjadi bagian dari strategi perlindungan yang efektif bagi perenang jarak jauh atau perenang perairan terbuka.
